method of comm research

catatan ini merupakan hasil dari interview saya dengan beberapa mahasiswi untuk mengetahui tingkat ketergantungan terhadap internet. tugas ini di buat unuk memenuhi tugas mata kuliah Method of Communication Research pada semester 5.

Tingkat Ketergantungan Internet pada Mahasiswa.

Dalam penelitian ini saya mewawancarai pengguna internet untuk mengetahui seberapa ketergantungannya anak muda saat ini kepada media internet. Saya mencari anak muda yang menghabiskan banyak waktunya dengan menggunakan internet dengan anak muda yang hanya menggunakan internet seperlunya saja. pada penelitian kali ini saya menggunakan teknik wawancara berstruktur.

Key informan yang pertama adalah Valencia Santoso, mahasiswi London School jurusan PR berumur 20 tahun. Valencia sangat sering menggunakan internet dalam kesehariannya. Sedangkan key informan yang kedua adalah Sally Kuweir, mahasiswi London School jurusan Mass Communication yang juga berumur 20 tahun. Sally mengaku hanya menggunakan internet bila diperlukan saja.

Wawancara:

1. Seberapa sering kamu pakai internet dalam sehari, jika di totalkan seluruhnya?

Valencia.

Hampir setiap jamnya pakai internet. Hmm, dihitung dari dua puluh empat jam, kira-kira dua belas jam.

Sally.

Ngga sering juga sih. Ngga setiap hari pakai internet, paling kalau ada tugas-tugas doang. Terus apalagi ya? Paling cek facebook doang, cek-cek status gitu deh, tapi itu juga ngga sering. Paling dalam sehari satu kali, itu juga ngga setiap hari di ceknya.

2. Punya berapa account sih di internet? Apa saja?

Valencia.

Account apa aja nih? Hmm, facebook ada satu, friendster ada satu, twitter satu, email ada lima, terus ikut milis ada delapan milis… udah segitu doang.

Sally.

Account? Cuma facebook, email sama milis kelas. Mmm, iya sih cuma tiga.

3. Apa sih yang dirasain seandainya ngga pake internet dalam sehari?

Valencia.

Waduh, kalau ngga pake internet sehari ngga dapet duit. Ngga makan. Internet kan sekarang bisa ngehasilin duit. Kalau ngga pake facebook atau twitter sehari sih ngga apa- apa, cuma yang penting milis, itu harus dipantau setiap hari.

Sally.

Biasa aja ya, biasa aja. Maksudnya ngga apa-apa gitu. Kecuali kalau memang ada tugas gitu, tahu lah perpustakaan kita agak gimana gitu. Jadi kayaknya susah gitu kalau ngga nyari dari internet. Tapi kalau selain buat tugas gitu sih biasa saja kalau ngga pake internet.

Analisis berdasarkan Teori Ketergantungan Media.

Teori yang diperkenalkan oleh Sandra Ball-Rokeach dan Melvin DeFleur ini menyatakan bahwa semakin seseorang tergantung pada suatu media untuk memenuhi kebutuhannya, maka media tersebut menjadi semakin penting untuk orang itu.

Pengertian media adalah suatu alat yang dipakai sebagai saluran (chennel) untuk menyampaikan pesan (message) atau informasi dari suatu sumber (resource) kepada penerimanya (reciver) (Soeparno, 1988:1). Atau pengertian lain dari media adalah semua bentuk perantara yang dipakai orang penyebar ide, sehingga ide atau gagasan itu sampai pada penerima (Santoso S. hamijoyo).

Dalam hal ini medianya berupa internet. Internet bisa diartikan sebagai sebuah jaringan komputer yang sangat besar yang terdiri dari jaringan – jaringan kecil yang saling terhubung yang menjangkau seluruh dunia. Semakin seseorang tergantung pada internet untuk memenuhi kebutuhannya, maka internet menjadi semakin penting untuk orang itu. Dan semakin penting internet bagi seseorang, maka semakin susah bagi orang itu untuk melepaskan diri dari ketergantungannya serta semakin sering pula mengkonsumsinya.

Valencia mengungkapan, ”Hampir setiap jamnya pakai internet.” dan ”Waduh, kalau ngga pake internet sehari ngga dapet duit. Ngga makan.” menunjukkan indikasi bahwa internet sangat penting baginya, dan ia hampir tidak bisa hidup tanpa internet. Dari dua puluh empat jam waktunya, setengahnya dipakai untuk menggunakan internet. Dalam kasusnya, internet menghidupinya karena ia mendapatkan penghasilan dari berinternet.

Sementara Sally mengatakan, ”Kecuali kalau memang ada tugas, jadi kayaknya susah gitu kalau ngga nyari dari internet.” menunjukkan bahwa walaupun tingkat ketergantungannya pada internet sangat kecil, tapi ia tetap memerlukan internet untuk mengerjakan tugasnya. Karena kalau tidak menggunakan internet maka ia tidak akan bisa mengerjakan tugas dengan maksimal.

Kesimpulan

Dua-duanya memiliki ketergantungan terhadap media internet, baik untuk bersocial-networking, berbisnis, hanya meng-update berita-berita terkini, maupun sekedar mencari tugas atau melakukan riset. Internet sudah menjadi bagian dari kehidupan anak muda dewasa ini karena mempunyai beberapa fasilitas penting yang bisa digunakan untuk keperluan riset atau melakukan hal yang akan menambah pengetahuan dan wawasan.

Memang, internet menjadi sangat penting dewasa ini. Pendorong perkembangan internet adalah daya tarik internet yang meliputi communication, information retrieval dan information search (Laudon & Laudon, 2000). Dalam hal daya tarik komunikasi, internet menawarkan berkomunikasi secara elektronik yang relatif mudah dan murah. Internet juga memberikan kemungkinan dan kemudahan untuk mencari dan mengakses berbagai macam informasi khususnya pemanfaatan internet sebagai media riset. Karenanya tidak heran sebagian mahasiswa saat ini begitu tergantung terhadap internet.


0 komentar:

Poskan Komentar