Riset Dramaturgis

berikut ini adalah hasil riset saya terhadap pegawai negeri sipil tentang kehidupan mereka, yang di buat untuk memenuhi tugas mata kuliah Method of Communication Research (Qualitative) pada semester 5.

Riset Dramaturgis Pada Pegawai Negeri Sipil (Widyaiswara)

Objek Penelitian

Para pegawai negeri sipil yang menjabat sebagai widyaiswara atau pelatih di kantor Balai Pelatihan Pertanian Cihea, Cianjur. Widyaiwara adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan pengembangan dan pelaksanaan diklat pada lembaga pendidikan dan pelatihan pemerintah.

Diary Sheet

Hari : Jumat

Tanggal : 4 Desember 2009, jam 10.00 WIB

Tempat : Kantor Bapeltan Cihea, jl Terusan Moh Ali, Bojong picung, Cianjur

Pengamatan

Laki-laki setengah baya berumur 46 tahun yang kemudian diketahui bernama Bapak Edi sedang menyampaikan materi di depan para peserta latihannya. Pagi ini jadwalnya mengajar para petani yang sedang mengikuti pelatihan di Bapeltan. Ketika masuk kelas pertama kali ia menyapa seluruh peserta dengan ramah dan tersenyum. Ia juga menanyakan bagaimana kabar mereka. Kemudian ia memulai kelas dengan perkenalan diri yang singkat.

Di depan kelas, ia menyampaikan materi yang bersifat teori. Ia sangat komunikatif. Sering ia menunjukkan bahasa tubuh yang atraktif sambil menyampaikan teori. Malah tidak jarang ia melontarkan humor yang membuat suasana menjadi akrab dan nyaman.

Dari caranya mengajar dengan santai, Bapak Edi kelihatan sangat menikmati pekerjaannya sebagai pelatih. Di depan kelas ia menunjuk-nunjuk pada kanvas yang menampilkan presentasinya dengan gaya resmi. Sesekali ia menulis sesuatu untuk menekankan makna apa yang telah disampaikannya pada whiteboard. Kemudian ia mengajukan beberapa pertanyaan untuk memancing interaksi dari para peserta.

Selama beberapa saat kelas di buka untuk sesi diskusi. Bapak Edi menanggapi dan menjawab pertanyaan satu persatu. Ia kelihatan menguasai bidangnya. Selama mengajar di kelas, Bapak Edi selalu mengulang materi bila ada yang tidak mengerti. Salama satu setengah jam kelas berlangsung, dan Bapak Edi pun membubarkan kelas setelah sebelumnya merangkum semua materi yang telah didiskusikan.

Diary Sheet

Hari : Minggu

Tanggal : 6 Desember 2009, jam 11.00 WIB

Tempat : Kebun milik pribadi Bapak Gunardi Sigit, desa Sukamulya, Cianjur

Pengamatan

Siang itu saya mengikuti kegiatan Bapak Gunardi, salah satu PNS widyaiswara di Bapeltan juga yang sedang berkebun di kebun pribadi miliknya yang cukup luas di daerah Sukamulya. Di akhir pekan, ketika sedang tidak masuk kantor, ia lebih senang menghabiskan waktunya dengan berkebun dan melakukan kegiatan pertanian di kebun sendiri.

Seperti hari ini, Bapak Gun bercakap-cakap dengan penjaga kebunnya sambil mempersiapkan bahan untuk membuat kompos dari sisa-sisa tanaman. Ia tidak segan-segan berdua dengan penjaga kebunnya mengaduk sampah rumput, batang pohon pisang dan kotoran hewan untuk dibuat kompos.

Setelah membuat kompos yang memakan waktu lebih dari satu jam, Bapak Gun kemudian membersihkan diri dan bergabung dengan penjaga kebunnya beserta keluarganya yang telah menyiapkan hidangan makan siang berupa nasi liwet yang disajikan di atas daun pisang. Ia tampaknya tidak sungkan ataupun keberatan menikmati makan siangnya bersama penjaga kebunnya. Dengan lauk pauk sederhana yang terdiri dari tahu tempe goreng, sambal, ikan asin, serta lalapan daun singkong rebus Bapak Gun makan dengan lahapnya. Setelah beres makan siang ia terjun langsung ke sawah untuk memberi pupuk pada sawahnya.

Selain berkebun di kebunnya, ia juga seorang suami yang humoris bagi istrinya dan ayah yang sabar. Di rumah, ia sering bercanda dengan keluarga dan sangat perhatian. Ia lebih dekat dengan anak perempuannya ketimbang dengan anak laki-lakinya.


Diary Sheet

Hari : Rabu

Tanggal : 9 Desember 2009, jam 15.00 WIB

Tempat : Kantor Bapeltan Cihea, jl Terusan Moh Ali, Bojong picung, Cianjur

Pengamatan

Pada menjelang sore hari seperti siang ini, para widyaiswara sudah bisa bersantai-santai di kantornya, sambil menanti apel sore sebelum bubar kantor. Kebanyakan dari mereka berkumpul dan mengobrol bersama, sebagian lagi menonton tv, ada pula yang bermain game di komputer.

Tiga orang laki-laki sedang asyik mengobrol dengan dua orang perempuan dalam ruangan widyaiswara. Mereka mengobrol tentang banyak hal, antara lain mengenai laporan angka kredit yang sudah mendekati deadline, yaitu tanggal 15 Desember 2009. Mereka saling bertanya tentang kelengkapan bukti yang diperlukan untuk menyusun laporan angka kredit. Untuk menyusun laporan angka kredit, dibutuhkan bukti berupa surat tugas dan surat pernyataan telah melakukan tugas. Dan salah seorang dari laki-laki itu ada yang kehilangan surat tugasnya, sehingga ia minta surat tugas temannya yang kebetulan sama-sama ditugaskan waktu itu.

Topik tentang laporan angka kredit sepertinya topik yang paling sering dibahas. Selain tentang itu, mereka juga banyak membicarakan hal lain, seperti tentang kebijakan kepala balai yang dinilai tidak cocok diterapkan untuk widyaiswara, dan juga tentang perkembangan dunia politik, yaitu tentang kasus Bibit – Chandra. Kemudian salah satu dari wanita dalam kelompok itu mengangkat topik mengenai tingkah laku seorang peserta yang aneh-aneh. Teman-temannya pun langsung menyetujui dan sontak tertawa bersama.


Riset Dramaturgis

Front Stage

· Pegawai negeri sipil, widyaiswara

· Usia rata-rata >40 tahun

· Komunikatif, tapi kadang tegas

· Mengajar sesuai keahlian dan hobi

· Moderator yang baik

Middle Stage

· Saling membicarakan tentang laporan angka kredit

· Saling mendiskusikan tentang kebijakan kantor dan para peserta

Back Stage

· Ayah dan suami yang hangat dan humoris

· Hobi berkebun dan bertani

· Membumi, tidak pandang bulu dan bergaul dengan para petani


Kesimpulan

Pegawai negeri sipil yang menjabat sebagai widyaiswara atau pelatih, sama halnya seperti dosen ataupun guru yang harus menyampaikan ilmu kepada muridnya. Jika sedang mengajar, maka mereka harus fokus dalam penyampaian materi dan bersikap komunikatif supaya materi dan ilmu bisa di terima dengan baik oleh muridnya. Humor atau candaan penting diselipkan untuk memecahkan kebekuan saat mengajar, juga untuk mnciptakan suasana hangat dan akrab. Kadang mereka juga harus bersikap tegas pada saat mengajar, ini merupakan salah satu upaya mendisiplinkan murid yang tidak bisa diajak bekerja sama, dan juga untuk memperjelas batas antara dosen/pelatih dengan muridnya.

Dengan sesama profesi, mereka saling membicarakan tentang tugas-tugas dan pekerjaan. Sering juga mereka berdiskusi mengenai kebijakan yang dibuat kantor dan hal-hal sepele mengenai para murid atau peserta latihan.

Jika tidak sedang mengajar, mereka juga sering bermain permainan komputer Solitare di kantor sambil menunggu jam pulang kantor. Tentu saja ini dilakukan diam-diam, jauh dari jangkauan kepala balai. Diluar kantor, widyaiswara ini mempraktekkan apa yang menjadi keahliannya, yaitu berkebun dann bertani di waktu senggang. Sedangkan di rumah mereka menjadi ayah yang memanjakan anak-anaknya, tapi terkadang pelit karena gaji pokok sebagai seorang pegawai negeri tidak seberapa. Diluar rumah mereka menjadi orang yang mudah bergaul karena sikap komunikatif mereka dalam mengajar bisa diterapkan dalam bersosialisasi. Selain itu bidang pertanian yang mereka tekuni juga membuat mereka lebih membumi karena seringnya berinteraksi dengan para petani kecil.


method of comm research

catatan ini merupakan hasil dari interview saya dengan beberapa mahasiswi untuk mengetahui tingkat ketergantungan terhadap internet. tugas ini di buat unuk memenuhi tugas mata kuliah Method of Communication Research pada semester 5.

Tingkat Ketergantungan Internet pada Mahasiswa.

Dalam penelitian ini saya mewawancarai pengguna internet untuk mengetahui seberapa ketergantungannya anak muda saat ini kepada media internet. Saya mencari anak muda yang menghabiskan banyak waktunya dengan menggunakan internet dengan anak muda yang hanya menggunakan internet seperlunya saja. pada penelitian kali ini saya menggunakan teknik wawancara berstruktur.

Key informan yang pertama adalah Valencia Santoso, mahasiswi London School jurusan PR berumur 20 tahun. Valencia sangat sering menggunakan internet dalam kesehariannya. Sedangkan key informan yang kedua adalah Sally Kuweir, mahasiswi London School jurusan Mass Communication yang juga berumur 20 tahun. Sally mengaku hanya menggunakan internet bila diperlukan saja.

Wawancara:

1. Seberapa sering kamu pakai internet dalam sehari, jika di totalkan seluruhnya?

Valencia.

Hampir setiap jamnya pakai internet. Hmm, dihitung dari dua puluh empat jam, kira-kira dua belas jam.

Sally.

Ngga sering juga sih. Ngga setiap hari pakai internet, paling kalau ada tugas-tugas doang. Terus apalagi ya? Paling cek facebook doang, cek-cek status gitu deh, tapi itu juga ngga sering. Paling dalam sehari satu kali, itu juga ngga setiap hari di ceknya.

2. Punya berapa account sih di internet? Apa saja?

Valencia.

Account apa aja nih? Hmm, facebook ada satu, friendster ada satu, twitter satu, email ada lima, terus ikut milis ada delapan milis… udah segitu doang.

Sally.

Account? Cuma facebook, email sama milis kelas. Mmm, iya sih cuma tiga.

3. Apa sih yang dirasain seandainya ngga pake internet dalam sehari?

Valencia.

Waduh, kalau ngga pake internet sehari ngga dapet duit. Ngga makan. Internet kan sekarang bisa ngehasilin duit. Kalau ngga pake facebook atau twitter sehari sih ngga apa- apa, cuma yang penting milis, itu harus dipantau setiap hari.

Sally.

Biasa aja ya, biasa aja. Maksudnya ngga apa-apa gitu. Kecuali kalau memang ada tugas gitu, tahu lah perpustakaan kita agak gimana gitu. Jadi kayaknya susah gitu kalau ngga nyari dari internet. Tapi kalau selain buat tugas gitu sih biasa saja kalau ngga pake internet.

Analisis berdasarkan Teori Ketergantungan Media.

Teori yang diperkenalkan oleh Sandra Ball-Rokeach dan Melvin DeFleur ini menyatakan bahwa semakin seseorang tergantung pada suatu media untuk memenuhi kebutuhannya, maka media tersebut menjadi semakin penting untuk orang itu.

Pengertian media adalah suatu alat yang dipakai sebagai saluran (chennel) untuk menyampaikan pesan (message) atau informasi dari suatu sumber (resource) kepada penerimanya (reciver) (Soeparno, 1988:1). Atau pengertian lain dari media adalah semua bentuk perantara yang dipakai orang penyebar ide, sehingga ide atau gagasan itu sampai pada penerima (Santoso S. hamijoyo).

Dalam hal ini medianya berupa internet. Internet bisa diartikan sebagai sebuah jaringan komputer yang sangat besar yang terdiri dari jaringan – jaringan kecil yang saling terhubung yang menjangkau seluruh dunia. Semakin seseorang tergantung pada internet untuk memenuhi kebutuhannya, maka internet menjadi semakin penting untuk orang itu. Dan semakin penting internet bagi seseorang, maka semakin susah bagi orang itu untuk melepaskan diri dari ketergantungannya serta semakin sering pula mengkonsumsinya.

Valencia mengungkapan, ”Hampir setiap jamnya pakai internet.” dan ”Waduh, kalau ngga pake internet sehari ngga dapet duit. Ngga makan.” menunjukkan indikasi bahwa internet sangat penting baginya, dan ia hampir tidak bisa hidup tanpa internet. Dari dua puluh empat jam waktunya, setengahnya dipakai untuk menggunakan internet. Dalam kasusnya, internet menghidupinya karena ia mendapatkan penghasilan dari berinternet.

Sementara Sally mengatakan, ”Kecuali kalau memang ada tugas, jadi kayaknya susah gitu kalau ngga nyari dari internet.” menunjukkan bahwa walaupun tingkat ketergantungannya pada internet sangat kecil, tapi ia tetap memerlukan internet untuk mengerjakan tugasnya. Karena kalau tidak menggunakan internet maka ia tidak akan bisa mengerjakan tugas dengan maksimal.

Kesimpulan

Dua-duanya memiliki ketergantungan terhadap media internet, baik untuk bersocial-networking, berbisnis, hanya meng-update berita-berita terkini, maupun sekedar mencari tugas atau melakukan riset. Internet sudah menjadi bagian dari kehidupan anak muda dewasa ini karena mempunyai beberapa fasilitas penting yang bisa digunakan untuk keperluan riset atau melakukan hal yang akan menambah pengetahuan dan wawasan.

Memang, internet menjadi sangat penting dewasa ini. Pendorong perkembangan internet adalah daya tarik internet yang meliputi communication, information retrieval dan information search (Laudon & Laudon, 2000). Dalam hal daya tarik komunikasi, internet menawarkan berkomunikasi secara elektronik yang relatif mudah dan murah. Internet juga memberikan kemungkinan dan kemudahan untuk mencari dan mengakses berbagai macam informasi khususnya pemanfaatan internet sebagai media riset. Karenanya tidak heran sebagian mahasiswa saat ini begitu tergantung terhadap internet.


script news presenter

ini adalah naskah yang saya buat untuk tugas akhir mata kuliah Technique of Professional Presenter di semester 5 berupa program acara berita berdurasi 30 menit.

note:
-anchor 1: Amanda
-anchor 2: Abigail
-anchor 3: Arlinda
-anchor 4: Indra
-live reporter 1: Astrid
-live reporter 2: Bina

INDONESIA HARI INI

Opening+ highlights (1minutes)

Anchor 1 : Selamat siang pemirsa, ”Indonesia Hari ini” edisi Kamis, 14 Januari 2010 kembali hadir di hadapan Anda, bersama saya Amanda dan rekan saya Abigail, dengan serangkaian informasi yang telah dihimpun oleh tim redaksi kami, antara lain, Pemilihan Ketua Umum Partai Amanat Nasional, serta gemparnya sel tahanan Arthalyta Suryani di Rutan Pondok Bambu. Selain itu kita juga akan terhubung dengan reporter kami yang akan meliput langsung dari Gedung DPR- MPR ttg pemanggilan Sri Mulyani oleh tim Pansus Century, dan juga laporan langsung tentang kebakaran di gudang cat di Jogjakarta. Selain berita-berita itu, Tim Liputan kami dari Bali dan Makassar juga akan melaporkan tentang berita-berita teraktual dari berbagai penjuru Indonesia.

Anchor 2 : Itulah topik-topik yang akan kami sampaikan di ”Indonesia Hari ini”, dan inilah berita selengkapnya.

Anchor 2 : Berita pertama datang dari pemilihan ketua umum Partai Amanat Nasional yang berlangsung pada tanggal 7 hingga 9 January di Batam. Hatta Radjasa terpilih sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional menggantikan Soetrisno Bachir, tanpa melalui proses pemungutan suara. Hal ini disebabkan karena Dradjad Wibowo yang semula maju sebagai pesaing, mundur di saat-saat menjelang pemungutan suara dilakukan.

Anchor 1 : Terpilihnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Radjasa sebagai ketua umum Partai Amanat Nasional menambah panjang daftar menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2 yang memiliki rangkap jabatan, serta membuka lagi polemik mengenai rangkap jabatan. Posisi Hatta dikuatirkan bakal mengganggu kinerja menteri dan memicu konflik kepentingan.

Anchor 2 : Ya, meskipun Hatta Radjasa mengatakan akan menggenggam erat dua jabatan tersebut, masalahnya adalah bisakah beliau menjaga keseimbangan antara kewajiban sebagai ketua umum partai dan kewajiban sebagai menteri perekonomian.

Anchor 1 : Sementara itu, publik saat ini sedang dikejutkan oleh Artalyta Suryani, terpidana kasus suap 6 miliar rupiah terhadap Jaksa Urip Tri Gunawan, yang memiliki fasilitas mewah di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Ia menempati ruang khusus yang terpisah dengan narapidana lainnya.

Fasilitas yang di dapatkan Ayin, antara lain berupa ruang seluas 8x8 meter yang dilengkapi dengan kasur busa, pendingin ruangan, televisi plasma, peralatan fitnes sederhana, meja kerja, serta kamar mandi pribadi lengkap dengan kloset duduk dan pancuran air hangat. Bahkan ia juga leluasa mendatangkan dokter ahli kecantikan untuk merawat kulitnya.

Anchor 2 :Tak hanya Ayin, sejumlah narapidana yang memiliki status sosial yang tinggi juga memiliki fasilitas khusus di ruang tahanannya. Seperti Aling, narapidana kasus narkoba, yang memiliki fasilitas karaoke di sel tahanannya.

Kondisi itu jauh berbeda dengan ruang tahanan narapidana lainnya. Ratusan narapidana berjejal menempati ruang tahanan sederhana berjeruji besi. Demikian juga dengan Antasari Azhar. Mantan ketua KPK itu ditahan di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya dengan kondisi memprihatinkan dan kewajiban mengenakan baju tahanan. Padahal, seluruh warga negara memiliki hak yang sama di mata hukum. Setiap narapidana memiliki hak yang sama di dalam rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan. Tidak dibenarkan seseorang yang memiliki status sosial yang lebih tinggi memiliki fasilitas mewah di dalam selnya.

(3 minutes)

LEAD (15”) à

Anchor 1 : Pemirsa, masih seputar politik dan hukum. Menteri keuangan Sri Mulyani hari ini diperiksa panitia khusus di gedung DPR terkait kasus bank Century, dan langsung saja kita bergabung dengan Astrid Anisa Putri, yang akan menyampaikan laporan langsung dari Gedung DPR-MPR. Baiklah rekan Astrid, bagaimana perkembangan disana?

Live 1 (3 minutes) :

LEAD (15”) à

Anchor 2 : Pemirsa, saat ini kita akan bergabung dengan Tim ”Indonesia Hari Ini” di Makassar bersama Arlinda, langsung dari Makassar.

Anchor 3 (3minutes) : Pemirsa, Mantan Perdana Mentri Malaysia, Mahathir Muhammad hari Rabu kemarin, mengunjungi dua tempat bersejarah di Makassar. Benteng Ujung Pandang dan rumah adat Balla Lompoa di Kabupaten Gowa.

Benteng Unjung Pandang yang letaknya di tepi laut Pantai Losari adalah peninggalan bersejarah kota Makassar yang dibangun pada tahun 1545 oleh kerajaan Gowa, dan pada tahun 1667 direbut dan dibangun kembali oleh Belanda. Hingga kini benteng itu masih menjaga laut Makassar dan Mempertontonkan contoh besar dari arsitektur Colonial Belanda. Tempat tersebut juga merupakan pusat kebudayaan, di dalamnya terdapat museum hidup yang dilengkapi dengan museum Lagalio yang memajang benda-benda pusaka dan bersejarah.

Sedangkan rumah adat Balla Lompoa yang terletak di Sungguminasa, terdapat museum yang menyimpan benda-benda pusaka seperti mahkota yang terbuat dari emas murni seberat seribu tujuh ratus delapan puluh enam gram dan berhiaskan dua ratus lima puluh gram berlian, mendapat urutan pertama untuk dikunjungi Mahatir.

Walaupun kedatangan utama Mahatir ke Makassar adalah menghadiri seminar internasional sebagai pembicara utama di Universitas Hasanuddin, yang bertemakan demokrasi untuk kesejahteraan rakyat hari ini. Namun kunjungan kedua tempat bersejarah itu juga merupakan program dari city tour Mahatir ke Makassar.

Berita selanjutnya datang dari Jambi. Warga Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi, mengancam akan mendemo pemerintah provinsi Jambi. Hal ini dipicu karena kesal dengan pembangunan jalan di daerahnya yang terkesan asal jadi dan sering rusak. Hal ini berakibat barang pokok dan ongkos kendaraan naik beberapa kali lipat.

Pengeluaran yang semakin tinggi ini membuat warga mulai geram. Warga Jambi akan meminta pertanggung jawaban ke pemerintah provinsi Jambi atas kerusakan jalan tersebut. Warga Batang asai mempertanyakan kualitas jalan yang setiap tahunnya dibangun melalui dana APBD provinsi. Namun hingga kini, tidak ada satupun jalan batang Asai yang sudah dibangun utuh. Kondisi jalan tersebut cukup parah, sudah terdapat banyak lobang dan aspal yang sudah mengelupas sehingga hanya menyisakan tanah liat, membuat kendaraan tidak dapat melewatinya. Padahal, daerah ini baru saja di aspal tahun 2009 lalu.

Masyarakat Jambi berharap anggota DPR tidak hanya terpaku duduk dalam gedung mewah saja, tetapi juga mendengarkan keluhan rakyat Batang Asai yang sudah lama mendambakan jalan mulus menuju ibukota Sarolangun.

LEAD (15”) à

Anchor 1 : Terima kasih Arlinda. Beralih ke Jogjakarta, kebakaran terjadi di sebuah toko cat yang menimbulkan korban jiwa. Menurut informasi yang didapat, 3 orang kritis. Karena itu kita sudah tehubung kembali dengan rekan Bina yang sudah di lokasi kejadian di Yogyakarta. Baiklah rekan Bina, bisa disampaikan bagaimana kronologis peristiwa tersebut.

Live 2 (3 minutes) :

LEAD (15”) à

Anchor 2 : Pemirsa, saat ini kita akan bergabung kembali dengan Tim Indonesia Hari ini di Bali, karena itu kita persilahkan Rekan Indra, untuk membawakan berita yang telah dihimpun dari tim Indonesia hari ini di Bali....

Anchor 4 (3 minutes) :

Back Up News (1 menit 30 detik)

Anchor 1 : Siapa sangka, menikmati nasi kuning atau orek tempe bisa dilakukan di restoran mewah, dengan konsep jamuan ala Eropa, serta pelayanan nomor satu. Apalagi, semua disajikan dengan mempertahankan cita rasa aslinya.

Dulu, menikmati makanan tradisional seperti nasi kuning, oseng-oseng toge, ataupun sayur asem mungkin hanya bisa dilakukan di rumah sendiri atau di warung pinggir jalan. Khusus yang terakhir, kondisinya jelas tidak nyaman.
Kini, pengusaha restoran rupanya jeli juga akan potensi yang bisa dikembangkan dari makanan khas Indonesia itu. Maklum, peminat makanan tradisional bisa dibilang sangat banyak. Maka, muncullah restoran yang khusus menyajikan makanan Indonesia dengan gaya penyajian ala Eropa.
Anchor 2 :Restoran Oasis di kawasan Raden Saleh, Jakarta bisa dibilang salah satu pelopor lahirnya restoran berkelas yang menawarkan makanan Indonesia asli. Meski demikian, restoran yang dibangun pada akhir 1980-an ini justru memasang target orang asing atau ekspatriat sebagai konsumennya.
Restoran-restoran mewah serupa yang menyajikan makanan khas Indonesia juga semakin banyak bermunculan. Sebut saja Kembang Goela, Bunga Rampai, Merah Delima, Lara Djonggrang, hingga Dapur Baba. Mereka rata-rata menyajikan makanan Indonesia sebagai alat penarik pengunjung.
Tentunya, dengan kehadiran restoran-restoran mewah dengan menu masakan Indonesia, diharapkan mampu mengangkat derajat dan melestarikan makanan Indonesia di tanah air kita maupun di mata internasional.

Closing

Anchor 1 :Liputan tadi sekaligus mengakhiri Indonesia Hari Ini edisi Kamis, 14 Januari 2010. Terima Kasih bagi para pemirsa yang telah bergabung dengan kami dari awal hingga akhir acara. Dan karena itu saya Amanda, dan rekan saya

Anchor 2 : Abigail, mohon undur diri dari hadapan anda, dan kita akan kembali lagi besok siang di edisi berikutnya. Terima kasih, selamat siang dan Sampai Jumpa.....


pro photograpy techniques 2

with reflector

without reflector


panning


zoom in/ zoom out